Handry dan Putri Angel
Taukah anda? Bahwa juga dalam cerita The Secret Diamond tersembunyi rasa saling perhatian satu sama lain? Yang sebenarnya, ada rasa suka menyukai antara Handry dan putri Angel. pertama-tamanya adalah putri Angel yang menyukai Handry, karena ia makin dekat dengan Handry, Handry akhirnya juga menyukai putri Angel, lalu bagaimana ini? Putri Angel kan seorang putri, namun Handry hanyalah orang biasa! apakah kisah Cinta antara putri Angel dan Handry akan berkhir hanya karena masalah perbedaan jabatan? semoga saja masalah ini dapat terselesaikan ya! Kalau saja Handry menikahi putri Angel, Hanry pasti akan menjadi seorang pengeran. masalahnya lagi kehidupan mereka berada di dua zaman, Handry di zaman yang sudah modern, sedangkan putri Angel berada di zaman masa lalu! Hal ini makiiiin menyulitkan mereka berdua! tunggu kelanjutannya nanti ya! sekarang kita ganti topik perbincangan, OK?!
Katrin dan Eric
Eric sangat sedih saat Katrin pulang ke tempat asalnya, Katrin juga begitu. Itu artinya satu sama lain saling membuka hati. Oh, betapa malangnya jika orang yang disayangi pergi ketempat yang jauh! Tiap malam Katrin selalu memikirkan Eric, ia selalu menangis jika mengingat Eric. Sama halnya dengan Eric ia selalu menyendiri saat malam hari, biasanya ia pergi untuk mengobrol dengan teman-temannya, tapi sekarang tidak lagi. Mereka bisa saja menyatakan perasaan mereka masing-masing, tapi sayangnya mereka sama-sama malu. Hmm.... mereka berempat itu sangat kasihan ya, andai Handry dan KatriN tidak masuk dalam dunianya Angel dan Handry, mereka pasti tidak akan kesepian........
Cerita ini akan dilanjutkan kapan-kapan lagi ya....
sayonara....
good bye..
terimakasih, dan kamsahamnida
Selasa, 29 Mei 2012
Senin, 27 Februari 2012
The Secret Diamond
Di sebuah desa tinggallah sepasang sahabat yang masing-masing bernama Hendry dan Katrin. Mereka juga bersekolah disekolah yang sama yaitu SMU ABC (Active, Brave, and Clever). Sebelum liburan akhir semester, seperti biasa mereka berencana untuk berpetualang bersama yaitu pergi ke hutan. Petualangan kali ini mereka akan berpetualang ke hutan yang letaknya agak jauh dari rumah. Sebenarnya kedua sahabat itu dibesarkan dipanti asuhan karena kedua orang tua mereka telah tiada. Di tengah perjalanan Hendry mengeluh bahwa dirinya kelelahan, “Katrin!, tunggu..! aku tak kuat lagi…! Tunggu aku…..! ” keluh Handry. “Hei, lihat! Disana ada gua! cukup untuk istarahat disana! AYO!!” ajak Katrin. Kemudian merekapun masuk kedalam gua dan beristirahat disana. Tidak disangka-sangka gua tersebut sangat sempit! Walaupun tidak terlalu sempit untuk mereka berdua,. “Aduh! Sempit sekali! Kenapa gua ini begitu sempit?!lebih baik kita pergi saja!”keluh Handry. “Tadi kau minta agar kita beristirahat?! Bagaimana sih?! Kenapa juga dari tadi kau marah-marah terus?!” kata Katrin.
Akhirnya Handrypun berhenti mengeluh dan
dia pun tertidur dengan nyenyaknya, dan Katrin juga beristirahat dengan memunim
coklat hangat. DING………! Muncul sosok sinar terang yang tiba-tiba saja muncul
seketika dari dalam gua tersebut. Katrin terkejut atas kemunculan sinar itu dan
menyuruh Handry untuk bangun dan segera ia jelaskan apa yang terjadi. Merekapun
setuju untuk mencari tau apa sebenaranya yanga terjadi dibalik cahaya terang
itu. Setelah dicari-cari, mereka menemukan sebuah lorong yang bagian depan
lorong itu berbentuk sebuah istana yang mendorong tekad mereka untuk memasuki
lorong itu. Saat Handry dan Katrin masuk ke dalam lorong itu, tiba-tiba saja
mereka udah berada di dalam asar yang ramai dengan pembeli dan penjual, anehnya
lagi orang-orang disekitar sana berpakaian tradisional semua dan ternyata
mereka juga sedang memakai baju itu. Di sana Katrin melihat seorang wanita berjubah
hitam, wajahnya tidak kelihatan, dan dia juga berkata “permisi” pada Katrin
saat dia lewat dihadapan Katrin. Katrin bertanya-tanya siapa sebenarnya wanita
itu, karena dalam dongeng wanita semacam itu adalah wanita yang sangat
misterius. Diapun mengajak Handry untuk mengikuti wanita itu. Ternyata wanita
tersebut masuk ke dalam istana yang sangat besar dan mewah, sehingga Katrin
mempunyai keinginan besar untuk masuk kedalam istana. Namun masuk keistana itu
tidak mudah wanita tadi memberikan sebuah kartu tanda izin masuk istana. Katrin
berpiki-pikir, bagaimana caranya untuk masuk kedalam istana tersebut. Akhirnya
dia merencanakan sesuatu yang mungkin tidak masuk akal. “Hmm…, pemisi pak,
apakaah saya boleh masuk kedalam istana yang mewah ini?” Tanya Katrin kepada
prajurit penjaga istana, “maaf, anda harus memberikan kunci tanda izin masuk
istana terlebih dahulu, atau kalau anda tidak punya, anda tidak diperbolehkan
masuk!” jawab si prajurit. Akal cerdikpun muncul dipikiran Katrin, “Pak! Lihat
dibelakangmu! Tolong ambilkan tanda izin masuk istana saya yang berada
dibelakang bapak! Tolong…!” pinta Katrin. Prajurit itupun membalikkan badannya
dan ternyata tidak ada apa-apa di belakang prajurit itu, namun saat ia
membalikan badannya keposisi semula, Katrin dan Handry sudah tidak ada lagi,
atau mereka telah berhasil masuk kedalam istana itu. Ketika mereka masuk ke
dalam istana, mereka heran akan keadaan dalam istana yang gelap, padalah dari
luar istana itu terlihat sangat indah, megah, dan unik. Karena mereka kehilangan
wanita tadi, Katrin memutuskan untuk berpencar, Handry setuju akan ajakan
Katrin agar berpencar, karena Handry juga inginmengetahui lebih luas tentang
istana itu. Sebelum berpencar, mereka mendengar suara yang sepertinya memenggil
mereka, “Heeiiiii…!, kalian! Anak-anak nakal! Kembali…! Jangan sampai aku
menangakap kalian..! jika aku berhasil menangkap kalian, awas ya, akan ku
laporkan pada Raja!!!”. “Jangan-jangan, dia adalah prajurit itu?!” Tanya Katrin
dengan rasa takut. “Kaabuuuur!!!!!!” teriak Katrin dan Hadry dengan lari
terbirit-birit menuju arah berpencar mereka masing-masing. Katrin tidak
mengetahui bahwa ia berlari menuju perpustakaan istana, “Wahh, ada cahaya
disekitar sini! Aku bisa bersembunyi dari prajurit itu! ”kata Katrin dengan hati
yang lega. Tiba-tiba ada suara yang bertanya, “Prajurit yang mana?”. Saking
terkejutnya Katrin sampai jatuh ke lantai, ternyata ada seorang laki-laki yang
memkai baju yang tidak pernah dilihatnya, dan lelaki itu sangat gagah berani
juga tampan. Akan tetapi Katrin bukanlah wanita yang langsung tertarik pada
seorang pria, dia adalah seorang wanita yang menyukai pria yang berhati baik .
Katrin pun bertanya pada lelaki itu, “”Siapa kau?! Kenapa bisa di tempat
seperti ini?!” Tanya Katrin. “Apa?! Siapa kau?! Seharusnya aku yang bertanya
siapa kau, karena tadi kau kan yang tiba-tiba saja masuk ke perpustakaan istana
Mystery milik raja Harry, dan sepertinya kau orang asing?”kata seorang lelaki
itu. “Ahhh benar juga aku bukanlah asli penduduk desa sekitar sini, sebenarnya
ada cerita di balik kedatanganku di tempat ini, tapi aku datang ke istana ini
pasti mempunyai maksud dan tujuan. Sebenarnya tujuanku adalah mencari seorang
wanita berjubah hitam. Aku juga tidak
tau mengapa aku ingin sekali mengetahui siapa dia, tapi rasanya ada suatu
hubungan yang akan mempertemukanku pada wanita itu” jawab Katrin. “Benarkah..?
Baiklah aku akan membantumu mancari siapa orang itu, sebenarnya aku juga sudah
tau siapa yang kau maksud, tetapi aku akan memperlihatkan sosok wanita itu setelah
kita kenal dekat, OK?!. Nah pertama-tama adalah nama. Perkenalakan, namaku
adalah Eric, dan siapakah namamu?” Tanya Eric. “Ohh, namaku adalah Katrin yang
biasa dijuliki si penjelajah” jawab Katrin. “Dan darimana asalmu?” Tanya Eric
lagi. “Aku dari Korea Selatan, tepatnya Seoul” jawab Katrin. Merekapun
bercakap-cakap, yang akhirnya terbiasa untuk bercakap-cakap satu sama lain.
Tiba-tiba, “Ternyata kau disini ya! Akhirnya aku bisa mengadukanmu ke hadapan
yang mulia!” kata prajurit yang tadi. “Tidaak! Aku kesini untuk mencari seorang
wanita! Kau slah paham!” bentak Katrin. “Sebenarnya apa yang terjadi?!” Tanya
Eric panik. “Nanti akan kujelskan, yang
penting selmatkan aku dulu! TOLONG!” pinta Katrin. “Baiklah, aku akan
membantumu!” jawab Eric. “Permisi, ini aku anak prajurit kelas pertama, maaf
dia adalah temanku, jadi sebenarnya apa urusanmu dengan gadis kecil ini?” Tanya
Eric pada si prajurit. “Dia telah melanggar perintahku, yaitu dia tidak mau
memberikan kartu izin masuk istana!” kata si prajurit dengan wajah marah. “Akan
tetapi, dia sudah kuberi izin untuk masuk, jadi kau jangan menangkapnya!” kata
Eric.
“Oh iya! Juga kau jangan tangkap temanku yang laki-laki itu! dia juga sama sepertiku, ada urusan!, iya kan Eric?” perintah Katrin sambil bertanya pada Eric. “a..a…..iya…” jawab Eric terbata-bata. “Oh , baiklah kalau begitu, berarti tidak ada masalah yang harus ditangani! Huh lega aku” jawab si prajurit dengan lega. “Terimakasih ya Eric, berkat kau aku bisa masuk istana ini dengan hati yang senang, ” kata Katrin beterimakasih, “Ah, itu bukan apa-apa! Bukankah kau belum mempunyai kartu izin masuk istana? Nanti aku akan memberimu kartu izin masuk istana, supaya tidak akan terjadi hal seperti yang tadi lagi! Aku akan membermu dua kartu izin masuk istana! ” kata Eric. “Terimaksih banyak! Kau sangat baik padaku! Bagaimana aku bisa membalas kebaikanmu ini?” Tanya Katrin, “”Hmm, kau hanya tinggal menjadi pengikut si putri Angel saja!” jawab Eric. “Siapa putri Angel itu?! Apakah dia adalah putrid dari istana ini? Berapa umurnya? Apa dia mengenalmu?” Tanya Katrin. “tentu saja, aku ini adalah sahabat dari putrid Angel, sejak kecil aku dan dia berteman dekat, bagaikan kakak dan adik. Jadi anita yang memakai jubah hitam yang tadi kau lihat itu kemungkinan adalah putri Angel yang kumaksud itu, karena setiap pergi ke pasar untuk membeli sesuatu dia pasti memakai jubah hitam dan wajahnya tidak terlihat” jelas Eric. Akhirnya Eric mengantarkan Katrin kepada putri Angel untuk memperkenalkannya kepadanya. Lalu bagaimana dengan Handry? Apa yang terjadi padanya?. Setelah dikejar oleh prajurit galak tadi, Handry istirahat dan duduk di sebuah bangku, “Huh, lelah sekali! Apa prajurit tadi mengikutiku sampai kesini?! Semoga saja dia salah orang. Aduh, lelahnya” keluh Handry. Tiba-tiba terdengar nyanyian yang merdu yang membuat Handry tertarik untuk mengkuti suara itu “La...lalalalala...lalalalalala..lalalala..la,lala..lala......”. “Suara apa tadi? Indah sekali! Suara ini membuat hatiku jadi jernih rasanya” kata Handry dalam hati. Akhirnya diikutinya suara tadi, sampai ia menemukan sebuah kamar yang dipasangi tirai yang berwarna merah muda dengan sangat indahnya. Dibukanya tirai tersebut, ternyata dibalik tirai itu terlihat seorang gadis yang terlihat sedih yang memakai baju berwarna abu-abu- muda. Handry
pun menyapa gadis itu dengan sopan, “Permisi, maaf mengganggu, hanya saja aku
ingin tau siapa sebenarnya kau ini? Aku tidak mengerti , banyak sekali ruangan
yang ada di dalam istana yang sebesar ini, jadi maafkan aku jika mengganggumu
disaat seperti ini. Mmmm…. kau merasa terganggu ya, baiklah aku akan pergi,
maaf jika mengganggumu” kata Handry pada si gadis. “Tak apa, aku bisa
mengajakmu berjalan-jalan berkeliling istana, aku sudah terbiasa di istana ini,
jadi aku tau sebagian besar ruangan di istana ini” kata si gadis kepada Handry.
“Baiklah kalau begitu, pertama-tama aku ingin kita saling berkenalan dulu, namaku
Handry, aku kesini bersama temanku, dia juga sedang ada urusan seperti diriku
ini” jelas Handry. “Namaku Angel, aku dibesarkan diistana lahir dan di didik di
istana ini selama delapan belas tahun lamanya, senang berkenalan denganmu,
Handry” ucap Angel. “sama-sama, jadi kau adalah seorang putrid istana! Maaf
yang mulia jika aku lancang! Semoga engkau memaafkanku” jawab Handry. “Tak apa,
aku tidak peduli siapa aku , bukankah semua orang dimata tuhan sama saja, tidak
ada yang kaya, miskin, paling jelek, paling cantik, bodoh, pintar, dan lain
sebagainya” jelas
Putri Angel“Wah, ternyata putri sangat pintar ya,
kau juga sangat cantik! Seperti bidadari saja!”kata Handry. Handry pun memutuskan untuk mengajak putrid
Angel mencari temannya yaitu Katrin. Di tengah perjalanannya mencari Katrin, ia
melihat benda yang bersinar , mirip seperti yang ia lihat bersama Katrin saat
di gua. begitu Handry ingin mengambil benda itu, Putri Angel dengan cepat
langsung berteriak “Jangan!” karena setiap kita menyentuh berlian rahasia itu,
kita bisa gila atau keracunan yang bisa mengakibatkan kematian. Di perjalanan
Handry dan Putri Angel bertemu dengan Eric dan Ktri yang sedang berjalan-jalan.
Putri Angel pun menceritakan sebab ia di khianati oleh anggota kerajaan ini.
Sebenarnya penyebab adanya berlian rahasia itu karena penyihir jahat yang
bernama Aramiana, ia adalah pembuat kekcauan di istana beberapa tahun yang
lalu. Aramiana adalah seorang anak bangsawan yang melarikan diri selama 5
tahun. Di perjalanannya melarikan diri ia belajar beberapa ilmu sihir yang kuat
dari seorang penyihir pula yang umurnya sudah ratusan tahun, tapi Putri Angel tak tau siapa nama penyihir itu. Aramiana bisa
membuat berlian rahasia itu karena ia mencampurkan bahan-bahan yang beracun dan
ia juga menambahkan dengan ilmu gelapnya itu. Setelah itu Aramiana menyembunyikan
berlian yang asli itu dan pergi begitu saja. Sejak itu orang-orang tidak tau
keberadaan yang sesungguhnya dari berlian itu. Akhirnya mereka menamainya Berlian Rahasia. Tapi Putri Angel juga
berkata bahwa “jangan sekali-sekali diantara kalian ada yang mempercayai sinar
dari berlian itu, karena kalian akan dibawa ketempat dimana berlian itu ada!”.
Handry dan Katrin langsung mengerti mengapa mereka bisa berada di desa itu
ternyata karena mereka mengikuti sinar berlian rahasia. Dari dulu Putri Angel dan
Eric berusaha untuk memusnahkan sihir Berlian Rahasia, namun usaha mereka
sia-sia, karena mereka hanya ada dua orang saja. Namun karena kali ini ada
tambahan dua orang, mereka mengajak Handry dan Katrin untuk membantu mereka
memecahkan masalah. Dengan semangat Katrin berteriak “Hore!”, awalnya Handry
tidak suka dengan permainan ini, tetapi karena ada hubungannya dengan putri
angel, maka Handry pun menyetujuinya. Mereka membuat tugas masing-masing; 1) Putri Angel dan Handry: sebagai pengamat
keadaan raja, 2) Eric dan Katrin: sebagai pencari bukti. Maka dari itu mereka
langsung menjalankan tugas mereka masing-masing. Di tengah pekerjaan Putri
Angel dan Handry mereka mendengar pembicaraan Penyihir Aramiana dan Raja Harry
untuk membunuh Putri Angel. Usaha mereka untuk membunuh Putri Angel adalah
dengan sedikit Ilmu sihir Aramiana dan juga berlian yang asli akan dikeluarkan
oleh Aramiana. Putri Angel mempunyai ide!. Putri Angel lalu mengatakan kepada
para teman-temannya supaya saat berlian yang asli dikeluarkan oleh Aramiana,
supaya Eric berjaga diluar, Katrin mengundang semua penduduk desa secara
diam-diam untuk memasuki istana, dan Handry sebagai orang yang akan memakai gas
tidur supaya para penjaga istana tertidur agar tidak tau bahwa Katrin membawa
penduduk desa ke istana. Sorenya mereka berempat melaksanakan tugas mereka
masing-masing. Putri Angel sengaja berdiam diri di tempat tidurnya, lalu terdengar suara“tok..tok.. apakah ayah boleh
masuk, nak?”. Oh ternyata Raja Harry! Putri Angel pun dengan senang hati
mempersilahkan Raja Harry masuk kamarnya. Pertama-tama Raja Harry berusaha
untuk menghibur Putri Angel karena di pikiannya Putri Angel anaknya akan
menghilang dari kehidupannya. Raja Harry itu memang sejak ibu Putri Angel
meninggal dunia, ia tak pernah lagi peduli pada putrinya sendiri karena hasutan
dari Penyihir Aramiana. Di saat itu Katrin melaksanakan tugasnya dengan baik,
Handry juga sudah mulai memberikan gas tidur di pintu gerbang, agar penjaga
tertidur semua. Selesai bertemu dengan Putri Angel, ia mengajak Putri Angel
untuk keruangan tempat dimana Berlian Rahasia disembunyikan. Putri Angel terus
pura-pura bertanya akan dibawa kemana dirinya ini. Katrin, Handry, dan Eric
sudah bersiap-siap. Sementara disana Putri Angel juga sudah masuk ke ruangan itu.
Datanglah Penyihir Aramiana, namun ia tak terlihat membawa sesuatu! Pernyihir
itu perlahan mendekati Putri Angel dan berkata “Halo sayang, bagaimana kabarmu
hari ini? Apakah kau ingin bertemu dengan ibumu yang malang itu? Kau mau kan?
Aku akan membawamu kedunia yang lain!”. Dengan tiba-tiba penyihir itu
menyerukan “Mulai!!”. Lalu kursi yang di duduki oleh Putri Angel mengunci kaki
dan tangannya yang menyebabkan ia tak bisa bergerak. Setelah itu Penyihir
Aramiana melepaskan kalung yang ada
dilehernya, kemuadian ia mencabut berlian yang ada di kalung itu. Ternyata itu
adalah berliannya! Berlian itu ternyata selama ini disembunykannya dibalik
kalung pemberian kekasihnya saat penyihir Aramiana masih seorang gadis yang
baik hati. Di luar Katrin langsung menyuruh agar penduduk desa tetap tenang
dalam memasuki istana, dan jangan sentuh barang apapun jika tidak ingin celaka.
Saat penyihir Aramiana ingin memasangkan kalung itu di leher Putri Angel,
dengan tiba-tiba penduduk desa langsung menyerang ruangan itu, dibantu juga
dengan Handry, Katrin, dan Eric. Jadi dapat dibilang dua lawan banyak yaitu
Penyihir Aramiana dan Raja Harry melawan ratusan penduduk desa. Karena penduduk
desa sangat banyak Penyihir itu tak kuat lagi, sehingga kalung sekaligus
berlian itu bisa diambil dengan mudahnya oleh Katrin. Penyihir itu berkata
“Jangan kalungku!” tapi Katrin tak akan menghancurkan kalungnya melainkan
berliannya saja dengan cara; Katri mengambil Batu lalu ia menghantamkan batu
itu ke berlian yang menempel di kalung penyihir itu. Dalam hitungan detik
penyihir itu berubah menjadi gadis muda pada umumnya dan tidak memiliki
kekuatan lagi , dan Raja Harry berubah seperti dulu sebelum ibu Putri Angel
meninggal dunia yaitu menjadi orang yang dermawan. Keesokan harinya Putri Angel
dinobatkan sebagai Ratu pengganti Raja Harry, Handry sebagai mentri pertahanan,
Eric sebagai Jendral, dan Katrin sebagai pembantu Jendral dalam melaksanakan perang. Namun tak
berlangsung lama mereka berempat harus berpisah ketempat asal mereka masing-masing.
Sebelum berpisah Handry memeluk Ratu Angel dengan erat, dan Eric juga memeluk
Katrin, mereka semua berpelukan dengan rasa terharu karena mempunyai teman yang
baik tapi tak disangaka pertemuan mereka hanya sebentar saja. Mereka pulang
hanya berkata “sudah cukup waktu kami disini, jadi bawalah kami pergi kerumah
kami masing-masing” dengan kata-kata itu dengan sekejap mereka sudah ada di gua
awal tempat peristirahatan Handry dan Katrin. Pertemuan beda jaman kali ini
tidak akan terlupakan........ Selamanya......
“Oh iya! Juga kau jangan tangkap temanku yang laki-laki itu! dia juga sama sepertiku, ada urusan!, iya kan Eric?” perintah Katrin sambil bertanya pada Eric. “a..a…..iya…” jawab Eric terbata-bata. “Oh , baiklah kalau begitu, berarti tidak ada masalah yang harus ditangani! Huh lega aku” jawab si prajurit dengan lega. “Terimakasih ya Eric, berkat kau aku bisa masuk istana ini dengan hati yang senang, ” kata Katrin beterimakasih, “Ah, itu bukan apa-apa! Bukankah kau belum mempunyai kartu izin masuk istana? Nanti aku akan memberimu kartu izin masuk istana, supaya tidak akan terjadi hal seperti yang tadi lagi! Aku akan membermu dua kartu izin masuk istana! ” kata Eric. “Terimaksih banyak! Kau sangat baik padaku! Bagaimana aku bisa membalas kebaikanmu ini?” Tanya Katrin, “”Hmm, kau hanya tinggal menjadi pengikut si putri Angel saja!” jawab Eric. “Siapa putri Angel itu?! Apakah dia adalah putrid dari istana ini? Berapa umurnya? Apa dia mengenalmu?” Tanya Katrin. “tentu saja, aku ini adalah sahabat dari putrid Angel, sejak kecil aku dan dia berteman dekat, bagaikan kakak dan adik. Jadi anita yang memakai jubah hitam yang tadi kau lihat itu kemungkinan adalah putri Angel yang kumaksud itu, karena setiap pergi ke pasar untuk membeli sesuatu dia pasti memakai jubah hitam dan wajahnya tidak terlihat” jelas Eric. Akhirnya Eric mengantarkan Katrin kepada putri Angel untuk memperkenalkannya kepadanya. Lalu bagaimana dengan Handry? Apa yang terjadi padanya?. Setelah dikejar oleh prajurit galak tadi, Handry istirahat dan duduk di sebuah bangku, “Huh, lelah sekali! Apa prajurit tadi mengikutiku sampai kesini?! Semoga saja dia salah orang. Aduh, lelahnya” keluh Handry. Tiba-tiba terdengar nyanyian yang merdu yang membuat Handry tertarik untuk mengkuti suara itu “La...lalalalala...lalalalalala..lalalala..la,lala..lala......”. “Suara apa tadi? Indah sekali! Suara ini membuat hatiku jadi jernih rasanya” kata Handry dalam hati. Akhirnya diikutinya suara tadi, sampai ia menemukan sebuah kamar yang dipasangi tirai yang berwarna merah muda dengan sangat indahnya. Dibukanya tirai tersebut, ternyata dibalik tirai itu terlihat seorang gadis yang terlihat sedih yang memakai baju berwarna abu-abu- muda.
Selesai
Langganan:
Postingan (Atom)
