Selasa, 29 Mei 2012

Kisah&Kasih The Secret Diamond

Handry dan Putri Angel
Taukah anda? Bahwa juga dalam cerita The Secret Diamond tersembunyi rasa saling perhatian satu sama lain? Yang sebenarnya, ada rasa suka menyukai antara Handry dan putri Angel. pertama-tamanya adalah putri Angel yang menyukai Handry, karena ia makin dekat dengan Handry, Handry akhirnya juga menyukai putri Angel, lalu bagaimana ini? Putri Angel kan seorang putri, namun Handry hanyalah orang biasa! apakah kisah Cinta antara putri Angel dan Handry akan berkhir hanya karena masalah perbedaan jabatan? semoga saja masalah ini dapat terselesaikan ya! Kalau saja Handry menikahi putri Angel, Hanry pasti akan menjadi seorang pengeran. masalahnya lagi kehidupan mereka berada di dua zaman, Handry di zaman yang sudah modern, sedangkan putri Angel berada di zaman masa lalu! Hal ini makiiiin menyulitkan mereka berdua! tunggu kelanjutannya nanti ya! sekarang kita ganti topik perbincangan, OK?!


Katrin dan Eric
Eric sangat sedih saat Katrin pulang ke tempat asalnya, Katrin juga begitu. Itu artinya satu sama lain saling membuka hati. Oh, betapa malangnya jika orang yang disayangi pergi ketempat yang jauh! Tiap malam Katrin selalu memikirkan Eric, ia selalu menangis jika mengingat Eric. Sama halnya dengan Eric ia selalu menyendiri saat malam hari, biasanya ia pergi untuk mengobrol dengan teman-temannya, tapi sekarang tidak lagi. Mereka bisa saja menyatakan perasaan mereka masing-masing, tapi sayangnya mereka sama-sama malu. Hmm.... mereka berempat itu sangat kasihan ya, andai Handry dan KatriN tidak masuk dalam dunianya Angel dan Handry, mereka pasti tidak akan kesepian........
Cerita ini akan dilanjutkan kapan-kapan lagi ya....
sayonara....
good bye..
terimakasih, dan kamsahamnida

Senin, 27 Februari 2012

The Secret Diamond


The Secret Diamond

Di sebuah desa tinggallah sepasang sahabat yang masing-masing bernama Hendry dan Katrin. Mereka juga bersekolah disekolah yang sama yaitu SMU ABC (Active, Brave, and Clever).  Sebelum liburan akhir semester, seperti biasa mereka berencana untuk berpetualang bersama yaitu pergi ke hutan. Petualangan kali ini mereka akan berpetualang ke hutan yang letaknya agak jauh dari rumah. Sebenarnya kedua sahabat itu dibesarkan dipanti asuhan karena kedua orang tua mereka telah tiada. Di tengah perjalanan Hendry mengeluh bahwa dirinya kelelahan, “Katrin!, tunggu..! aku tak kuat lagi…! Tunggu aku…..! ” keluh Handry.  “Hei, lihat! Disana ada gua! cukup untuk istarahat disana! AYO!!” ajak Katrin.  Kemudian merekapun masuk kedalam gua dan beristirahat disana. Tidak disangka-sangka gua tersebut sangat sempit! Walaupun tidak terlalu sempit untuk mereka berdua,. “Aduh! Sempit sekali! Kenapa gua ini begitu sempit?!lebih baik kita pergi saja!”keluh Handry. “Tadi kau minta agar kita beristirahat?! Bagaimana sih?! Kenapa juga dari tadi kau marah-marah terus?!” kata Katrin.
Akhirnya Handrypun berhenti mengeluh dan dia pun tertidur dengan nyenyaknya, dan Katrin juga beristirahat dengan memunim coklat hangat. DING………! Muncul sosok sinar terang yang tiba-tiba saja muncul seketika dari dalam gua tersebut. Katrin terkejut atas kemunculan sinar itu dan menyuruh Handry untuk bangun dan segera ia jelaskan apa yang terjadi. Merekapun setuju untuk mencari tau apa sebenaranya yanga terjadi dibalik cahaya terang itu. Setelah dicari-cari, mereka menemukan sebuah lorong yang bagian depan lorong itu berbentuk sebuah istana yang mendorong tekad mereka untuk memasuki lorong itu. Saat Handry dan Katrin masuk ke dalam lorong itu, tiba-tiba saja mereka udah berada di dalam asar yang ramai dengan pembeli dan penjual, anehnya lagi orang-orang disekitar sana berpakaian tradisional semua dan ternyata mereka juga sedang memakai baju itu. Di sana Katrin melihat seorang wanita berjubah hitam, wajahnya tidak kelihatan, dan dia juga berkata “permisi” pada Katrin saat dia lewat dihadapan Katrin. Katrin bertanya-tanya siapa sebenarnya wanita itu, karena dalam dongeng wanita semacam itu adalah wanita yang sangat misterius. Diapun mengajak Handry untuk mengikuti wanita itu. Ternyata wanita tersebut masuk ke dalam istana yang sangat besar dan mewah, sehingga Katrin mempunyai keinginan besar untuk masuk kedalam istana. Namun masuk keistana itu tidak mudah wanita tadi memberikan sebuah kartu tanda izin masuk istana. Katrin berpiki-pikir, bagaimana caranya untuk masuk kedalam istana tersebut. Akhirnya dia merencanakan sesuatu yang mungkin tidak masuk akal. “Hmm…, pemisi pak, apakaah saya boleh masuk kedalam istana yang mewah ini?” Tanya Katrin kepada prajurit penjaga istana, “maaf, anda harus memberikan kunci tanda izin masuk istana terlebih dahulu, atau kalau anda tidak punya, anda tidak diperbolehkan masuk!” jawab si prajurit. Akal cerdikpun muncul dipikiran Katrin, “Pak! Lihat dibelakangmu! Tolong ambilkan tanda izin masuk istana saya yang berada dibelakang bapak! Tolong…!” pinta Katrin. Prajurit itupun membalikkan badannya dan ternyata tidak ada apa-apa di belakang prajurit itu, namun saat ia membalikan badannya keposisi semula, Katrin dan Handry sudah tidak ada lagi, atau mereka telah berhasil masuk kedalam istana itu. Ketika mereka masuk ke dalam istana, mereka heran akan keadaan dalam istana yang gelap, padalah dari luar istana itu terlihat sangat indah, megah, dan unik. Karena mereka kehilangan wanita tadi, Katrin memutuskan untuk berpencar, Handry setuju akan ajakan Katrin agar berpencar, karena Handry juga inginmengetahui lebih luas tentang istana itu. Sebelum berpencar, mereka mendengar suara yang sepertinya memenggil mereka, “Heeiiiii…!, kalian! Anak-anak nakal! Kembali…! Jangan sampai aku menangakap kalian..! jika aku berhasil menangkap kalian, awas ya, akan ku laporkan pada Raja!!!”. “Jangan-jangan, dia adalah prajurit itu?!” Tanya Katrin dengan rasa takut. “Kaabuuuur!!!!!!” teriak Katrin dan Hadry dengan lari terbirit-birit menuju arah berpencar mereka masing-masing. Katrin tidak mengetahui bahwa ia berlari menuju perpustakaan istana, “Wahh, ada cahaya disekitar sini! Aku bisa bersembunyi dari prajurit itu! ”kata Katrin dengan hati yang lega. Tiba-tiba ada suara yang bertanya, “Prajurit yang mana?”. Saking terkejutnya Katrin sampai jatuh ke lantai, ternyata ada seorang laki-laki yang memkai baju yang tidak pernah dilihatnya, dan lelaki itu sangat gagah berani juga tampan. Akan tetapi Katrin bukanlah wanita yang langsung tertarik pada seorang pria, dia adalah seorang wanita yang menyukai pria yang berhati baik . Katrin pun bertanya pada lelaki itu, “”Siapa kau?! Kenapa bisa di tempat seperti ini?!” Tanya Katrin. “Apa?! Siapa kau?! Seharusnya aku yang bertanya siapa kau, karena tadi kau kan yang tiba-tiba saja masuk ke perpustakaan istana Mystery milik raja Harry, dan sepertinya kau orang asing?”kata seorang lelaki itu. “Ahhh benar juga aku bukanlah asli penduduk desa sekitar sini, sebenarnya ada cerita di balik kedatanganku di tempat ini, tapi aku datang ke istana ini pasti mempunyai maksud dan tujuan. Sebenarnya tujuanku adalah mencari seorang wanita berjubah hitam. Aku juga tidak tau mengapa aku ingin sekali mengetahui siapa dia, tapi rasanya ada suatu hubungan yang akan mempertemukanku pada wanita itu” jawab Katrin. “Benarkah..? Baiklah aku akan membantumu mancari siapa orang itu, sebenarnya aku juga sudah tau siapa yang kau maksud, tetapi aku akan memperlihatkan sosok wanita itu setelah kita kenal dekat, OK?!. Nah pertama-tama adalah nama. Perkenalakan, namaku adalah Eric, dan siapakah namamu?” Tanya Eric. “Ohh, namaku adalah Katrin yang biasa dijuliki si penjelajah” jawab Katrin. “Dan darimana asalmu?” Tanya Eric lagi. “Aku dari Korea Selatan, tepatnya Seoul” jawab Katrin. Merekapun bercakap-cakap, yang akhirnya terbiasa untuk bercakap-cakap satu sama lain. Tiba-tiba, “Ternyata kau disini ya! Akhirnya aku bisa mengadukanmu ke hadapan yang mulia!” kata prajurit yang tadi. “Tidaak! Aku kesini untuk mencari seorang wanita! Kau slah paham!” bentak Katrin. “Sebenarnya apa yang terjadi?!” Tanya Eric panik.  “Nanti akan kujelskan, yang penting selmatkan aku dulu! TOLONG!” pinta Katrin. “Baiklah, aku akan membantumu!” jawab Eric. “Permisi, ini aku anak prajurit kelas pertama, maaf dia adalah temanku, jadi sebenarnya apa urusanmu dengan gadis kecil ini?” Tanya Eric pada si prajurit. “Dia telah melanggar perintahku, yaitu dia tidak mau memberikan kartu izin masuk istana!” kata si prajurit dengan wajah marah. “Akan tetapi, dia sudah kuberi izin untuk masuk, jadi kau jangan menangkapnya!” kata Eric. 

“Oh iya! Juga kau jangan tangkap temanku yang laki-laki itu! dia  juga sama sepertiku, ada urusan!, iya kan Eric?” perintah Katrin sambil bertanya pada Eric. “a..a…..iya…” jawab Eric terbata-bata. “Oh , baiklah kalau begitu, berarti tidak ada masalah yang harus ditangani! Huh lega aku” jawab si prajurit dengan lega. “Terimakasih ya Eric, berkat kau aku bisa masuk istana ini dengan hati yang senang,  ” kata Katrin beterimakasih, “Ah, itu bukan apa-apa! Bukankah kau belum mempunyai kartu izin masuk istana? Nanti aku akan memberimu kartu izin masuk istana, supaya tidak akan terjadi hal seperti yang tadi lagi! Aku akan membermu dua kartu izin masuk istana! ” kata Eric. “Terimaksih banyak! Kau sangat baik padaku! Bagaimana aku bisa membalas kebaikanmu ini?” Tanya Katrin, “”Hmm, kau hanya tinggal menjadi pengikut si putri Angel saja!” jawab Eric. “Siapa putri Angel itu?! Apakah dia adalah putrid dari istana ini? Berapa umurnya? Apa dia mengenalmu?” Tanya Katrin. “tentu saja, aku ini adalah sahabat dari putrid Angel, sejak kecil aku dan dia berteman dekat, bagaikan kakak dan adik. Jadi anita yang memakai jubah hitam yang tadi kau lihat itu kemungkinan adalah putri Angel yang kumaksud itu, karena setiap pergi ke pasar untuk membeli sesuatu dia pasti memakai jubah  hitam dan wajahnya tidak terlihat” jelas Eric. Akhirnya Eric mengantarkan Katrin kepada putri Angel untuk memperkenalkannya kepadanya. Lalu bagaimana dengan Handry? Apa yang terjadi padanya?. Setelah dikejar oleh prajurit galak tadi, Handry istirahat dan duduk di sebuah bangku, “Huh, lelah sekali! Apa prajurit tadi mengikutiku sampai kesini?! Semoga saja dia salah orang. Aduh, lelahnya” keluh Handry. Tiba-tiba terdengar nyanyian yang merdu yang membuat  Handry tertarik untuk mengkuti suara itu “La...lalalalala...lalalalalala..lalalala..la,lala..lala......”. “Suara apa tadi? Indah sekali! Suara ini membuat hatiku jadi jernih rasanya” kata Handry dalam hati. Akhirnya diikutinya suara tadi, sampai ia menemukan sebuah kamar yang dipasangi tirai yang berwarna merah muda dengan sangat indahnya. Dibukanya tirai tersebut, ternyata dibalik tirai itu terlihat seorang gadis yang terlihat sedih yang memakai baju berwarna abu-abu- mudaHandry pun menyapa gadis itu dengan sopan, “Permisi, maaf mengganggu, hanya saja aku ingin tau siapa sebenarnya kau ini? Aku tidak mengerti , banyak sekali ruangan yang ada di dalam istana yang sebesar ini, jadi maafkan aku jika mengganggumu disaat seperti ini. Mmmm…. kau merasa terganggu ya, baiklah aku akan pergi, maaf jika mengganggumu” kata Handry pada si gadis. “Tak apa, aku bisa mengajakmu berjalan-jalan berkeliling istana, aku sudah terbiasa di istana ini, jadi aku tau sebagian besar ruangan di istana ini” kata si gadis kepada Handry. “Baiklah kalau begitu, pertama-tama aku ingin kita saling berkenalan dulu, namaku Handry, aku kesini bersama temanku, dia juga sedang ada urusan seperti diriku ini” jelas Handry. “Namaku Angel, aku dibesarkan diistana lahir dan di didik di istana ini selama delapan belas tahun lamanya, senang berkenalan denganmu, Handry” ucap Angel. “sama-sama, jadi kau adalah seorang putrid istana! Maaf yang mulia jika aku lancang! Semoga engkau memaafkanku” jawab Handry. “Tak apa, aku tidak peduli siapa aku , bukankah semua orang dimata tuhan sama saja, tidak ada yang kaya, miskin, paling jelek, paling cantik, bodoh, pintar, dan lain sebagainya” jelas Putri Angel“Wah, ternyata putri sangat pintar ya, kau juga sangat cantik! Seperti bidadari saja!”kata Handry.  Handry pun memutuskan untuk mengajak putrid Angel mencari temannya yaitu Katrin. Di tengah perjalanannya mencari Katrin, ia melihat benda yang bersinar , mirip seperti yang ia lihat bersama Katrin saat di gua. begitu Handry ingin mengambil benda itu, Putri Angel dengan cepat langsung berteriak “Jangan!” karena setiap kita menyentuh berlian rahasia itu, kita bisa gila atau keracunan yang bisa mengakibatkan kematian. Di perjalanan Handry dan Putri Angel bertemu dengan Eric dan Ktri yang sedang berjalan-jalan. Putri Angel pun menceritakan sebab ia di khianati oleh anggota kerajaan ini. Sebenarnya penyebab adanya berlian rahasia itu karena penyihir jahat yang bernama Aramiana, ia adalah pembuat kekcauan di istana beberapa tahun yang lalu. Aramiana adalah seorang anak bangsawan yang melarikan diri selama 5 tahun. Di perjalanannya melarikan diri ia belajar beberapa ilmu sihir yang kuat dari seorang penyihir pula yang umurnya sudah ratusan tahun, tapi Putri Angel tak tau siapa nama penyihir itu.  Aramiana bisa membuat berlian rahasia itu karena ia mencampurkan bahan-bahan yang beracun dan ia juga menambahkan dengan ilmu gelapnya itu. Setelah itu Aramiana menyembunyikan berlian yang asli itu dan pergi begitu saja. Sejak itu orang-orang tidak tau keberadaan yang sesungguhnya dari berlian itu. Akhirnya mereka menamainya  Berlian Rahasia. Tapi Putri Angel juga berkata bahwa “jangan sekali-sekali diantara kalian ada yang mempercayai sinar dari berlian itu, karena kalian akan dibawa ketempat dimana berlian itu ada!”. Handry dan Katrin langsung mengerti mengapa mereka bisa berada di desa itu ternyata karena mereka mengikuti sinar berlian rahasia. Dari dulu Putri Angel dan Eric berusaha untuk memusnahkan sihir Berlian Rahasia, namun usaha mereka sia-sia, karena mereka hanya ada dua orang saja. Namun karena kali ini ada tambahan dua orang, mereka mengajak Handry dan Katrin untuk membantu mereka memecahkan masalah. Dengan semangat Katrin berteriak “Hore!”, awalnya Handry tidak suka dengan permainan ini, tetapi karena ada hubungannya dengan putri angel, maka Handry pun menyetujuinya. Mereka membuat tugas masing-masing;  1) Putri Angel dan Handry: sebagai pengamat keadaan raja, 2) Eric dan Katrin: sebagai pencari bukti. Maka dari itu mereka langsung menjalankan tugas mereka masing-masing. Di tengah pekerjaan Putri Angel dan Handry mereka mendengar pembicaraan Penyihir Aramiana dan Raja Harry untuk membunuh Putri Angel. Usaha mereka untuk membunuh Putri Angel adalah dengan sedikit Ilmu sihir Aramiana dan juga berlian yang asli akan dikeluarkan oleh Aramiana. Putri Angel mempunyai ide!. Putri Angel lalu mengatakan kepada para teman-temannya supaya saat berlian yang asli dikeluarkan oleh Aramiana, supaya Eric berjaga diluar, Katrin mengundang semua penduduk desa secara diam-diam untuk memasuki istana, dan Handry sebagai orang yang akan memakai gas tidur supaya para penjaga istana tertidur agar tidak tau bahwa Katrin membawa penduduk desa ke istana. Sorenya mereka berempat melaksanakan tugas mereka masing-masing. Putri Angel sengaja berdiam diri di tempat tidurnya, lalu  terdengar suara“tok..tok.. apakah ayah boleh masuk, nak?”. Oh ternyata Raja Harry! Putri Angel pun dengan senang hati mempersilahkan Raja Harry masuk kamarnya. Pertama-tama Raja Harry berusaha untuk menghibur Putri Angel karena di pikiannya Putri Angel anaknya akan menghilang dari kehidupannya. Raja Harry itu memang sejak ibu Putri Angel meninggal dunia, ia tak pernah lagi peduli pada putrinya sendiri karena hasutan dari Penyihir Aramiana. Di saat itu Katrin melaksanakan tugasnya dengan baik, Handry juga sudah mulai memberikan gas tidur di pintu gerbang, agar penjaga tertidur semua. Selesai bertemu dengan Putri Angel, ia mengajak Putri Angel untuk keruangan tempat dimana Berlian Rahasia disembunyikan. Putri Angel terus pura-pura bertanya akan dibawa kemana dirinya ini. Katrin, Handry, dan Eric sudah bersiap-siap. Sementara disana Putri Angel juga sudah masuk ke ruangan itu. Datanglah Penyihir Aramiana, namun ia tak terlihat membawa sesuatu! Pernyihir itu perlahan mendekati Putri Angel dan berkata “Halo sayang, bagaimana kabarmu hari ini? Apakah kau ingin bertemu dengan ibumu yang malang itu? Kau mau kan? Aku akan membawamu kedunia yang lain!”. Dengan tiba-tiba penyihir itu menyerukan “Mulai!!”. Lalu kursi yang di duduki oleh Putri Angel mengunci kaki dan tangannya yang menyebabkan ia tak bisa bergerak. Setelah itu Penyihir Aramiana melepaskan kalung yang  ada dilehernya, kemuadian ia mencabut berlian yang ada di kalung itu. Ternyata itu adalah berliannya! Berlian itu ternyata selama ini disembunykannya dibalik kalung pemberian kekasihnya saat penyihir Aramiana masih seorang gadis yang baik hati. Di luar Katrin langsung menyuruh agar penduduk desa tetap tenang dalam memasuki istana, dan jangan sentuh barang apapun jika tidak ingin celaka. Saat penyihir Aramiana ingin memasangkan kalung itu di leher Putri Angel, dengan tiba-tiba penduduk desa langsung menyerang ruangan itu, dibantu juga dengan Handry, Katrin, dan Eric. Jadi dapat dibilang dua lawan banyak yaitu Penyihir Aramiana dan Raja Harry melawan ratusan penduduk desa. Karena penduduk desa sangat banyak Penyihir itu tak kuat lagi, sehingga kalung sekaligus berlian itu bisa diambil dengan mudahnya oleh Katrin. Penyihir itu berkata “Jangan kalungku!” tapi Katrin tak akan menghancurkan kalungnya melainkan berliannya saja dengan cara; Katri mengambil Batu lalu ia menghantamkan batu itu ke berlian yang menempel di kalung penyihir itu. Dalam hitungan detik penyihir itu berubah menjadi gadis muda pada umumnya dan tidak memiliki kekuatan lagi , dan Raja Harry berubah seperti dulu sebelum ibu Putri Angel meninggal dunia yaitu menjadi orang yang dermawan. Keesokan harinya Putri Angel dinobatkan sebagai Ratu pengganti Raja Harry, Handry sebagai mentri pertahanan, Eric sebagai Jendral, dan Katrin sebagai pembantu  Jendral dalam melaksanakan perang. Namun tak berlangsung lama mereka berempat harus berpisah ketempat asal mereka masing-masing. Sebelum berpisah Handry memeluk Ratu Angel dengan erat, dan Eric juga memeluk Katrin, mereka semua berpelukan dengan rasa terharu karena mempunyai teman yang baik tapi tak disangaka pertemuan mereka hanya sebentar saja. Mereka pulang hanya berkata “sudah cukup waktu kami disini, jadi bawalah kami pergi kerumah kami masing-masing” dengan kata-kata itu dengan sekejap mereka sudah ada di gua awal tempat peristirahatan Handry dan Katrin. Pertemuan beda jaman kali ini tidak akan terlupakan........  Selamanya......

Selesai